You are now being logged in using your Facebook credentials
Perbesar/Perkecil Text
 

Review Bantal Guling Shasa Bantal Guling Shasa Panas

Libur telah tiba..!

Libur telah tiba..!

Horee.. !

Horee.. !

Horee..!

Bagi Shasa, saat liburan itu menyenangkan. Tidak ke sekolah. Tidak mengerjakan PR. Tidak mengerjakan tugas. Bisa main games. Nonton film kartun kesayangan. Main bersama teman. Pokoknya asyiiikk..!

Tambah mengasyikkan lagi bila bisa berlibur mengunjungi tempat-tempat wisata . Apalagi bila tempat yang dikunjungi itu berada di luar kota. Waahh.. ada banyak pengalaman seru yang menanti. Mulai dari perjalanan itu sendiri, mengunjungi obyek wisata sampai menikmati makanan khas daerah setempat.

Naahh.. baru saja papa menyampaikan berita bahwa liburan kali ini papa, mama dan Shasa akan berlibur ke Yogyakarta. Di sana mereka akan mengunjungi Candi Borobudur, Candi Prambanan, Keraton Yogyakarta. Mereka juga akan berwisata alam ke Kaliadem dan wisata agro Salak Pondoh. Shasa melonjak gembira mendengarnya dan spontan menghadiahi papa sebuah kecupan. Namun sejurus kemudian Shasa terdiam.

“Lohh.. ada apa, Sha?” tanya papa heran.

“Nanti kita menginap di hotel ya, Pa?” tanya Shasa.

“Iya,” jawab papa. “Hotelnya bagus loh, Sha. Ada kolam renangnya. Kamarnya juga besar. Shasa gak suka menginap di hotel?”

Bantal GulingSesaat Shasa tampak ragu-ragu sebelum akhirnya berkata, “Suka siiihh.. Tapi Shasa lebih suka bobo di rumah, Pa. Habis, di hotel gak ada bantal gulingnya... Shasa kan gak bisa bobo kalau gak memeluk bantal guling.”

Papa berpandangan dengan mama kemudian tertawa terbahak-bahak.

“Ihhh… kok malah tertawa sih?” Shasa merajuk. Bibirnya mengerucut. Pipinya yang tembem semakin membulat karenanya.

“Untung kali ini kita ke pergi ke Yogya mengendarai mobil. Jadi bisa bawa bantal guling dari rumah. Coba kalau kita perginya naik pesawat. Wahhh.. apa tidak repot membawa bantal guling?” katapapa menggoda Shasa.

“Eh, iya juga ya..” gumam Shasa sambil merenung.

“Begini saja, kalau sedang jalan-jalan, Shasa bobonya sambil memeluk mama sebagai ganti bantal guling,” kata mama.

“Ihhh… Mama.. ada-ada saja deh,” mendengar kata-kata mama, Shasa kembali cemberut.

“Ya sudah kalau Shasa gak mau, papa saja deh yang memeluk mama.” Papa berkata sambil beranjak dari duduknya.

“Ihhh.. Papa geniiitt..” teriak Shasa sambil tertawa-tawa.

Mulai sekarang Shasa akan berlatih supaya tidak terlalu tergantung pada bantal guling. Benar juga yang dikatakan papa. Akan merepotkan bila bepergian pakai pesawat dan membawa bantal guling J

 

Karya : Erlita Pratiwi (erlitapratiwi @ cbn. net. id)

Review Pengunjung

Belum ada review untuk listing ini.

Rating
Rating*
Komentar,berisi tentang kesimpulan akhir anda tentang suatu produk/jasa/listing.*
    Masukkan Kode Sekuritas.
 
 
 
 


Bagikan Dong :
        

Manfaat menulis review :
Dikenal oleh banyak orang, bertemu teman baru dan berbagi pengalaman dengan orang lain. Menulis review itu sangat mudah, cepat dan menyenangkan lho.
COM_IRECOMMEND Rekomendasikan Halaman Ini Ke Teman Dong
Tagged in: bantal guling shasa
Baca Juga :


Anggota yang memasukkan listing ini dalam daftar favorit mereka :