Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/reviewdo/public_html/plugins/system/azrul.system/azrul.system.php on line 52
Biji-biji Burung Gereja | ReviewDong.Com
You are now being logged in using your Facebook credentials
Perbesar/Perkecil Text
 

Review Biji-biji Burung Gereja Panas

Di suatu lembah yang subur, sekelompok binatang hidup dengan aman dan nyaman. Mereka tidak pernah berkekurangan.

Lembah itu menyediakan semua yang dibutuhkan para hewan. Sumber mata air yang segar, pohon-pohon yang selalu berbuah tanpa mengenal musim. Semua hewan hidup dengan bahagia.

Suatu hari bertemulah seekor monyet dengan burung gereja yang sedang mematuk-matuk di tanah.

“ Apa yangsedang kau lakukan burung Gereja ?” Tanya Monyet.

Burung Gereja memandang Monyet dan berkata “ Aku sedang mengumpulkan biji-bijian “

Mendengar jawaban Burung Gereja, Monyet tertawa terbahak-bahak “Ha…ha..ha…., untuk apa kau mengumpulkan biji-biji itu, lihatlah di selilingmu, begitu banyak buah-buahan yang bisa kau makan, kenapa kau malah mengumpulkan sesuatu yang dibuang ?”

Tapi Burung Gereja tidak menghiraukan perkataan Monyet dan tetap mengumpulkan biji buah-buahan kemudian membawanya ke atas bukit.

Esok harinya, Monyet bertemu lagi dengan Burung Gereja, kali ini Monyet membawa buah apel di tangannya

“ Hai Burung Gereja, kau sedang mencari biji-bijian lagi ya ? pantas saja kau tidak bertambah besar, yang kau makan bijinya, bukan buahnya…ha.. ha…ha… “ Ejek Monyet

Burung Gereja hanya diam dan terus mengumpulkan biji- biji apel yang dibuang oleh Monyet.

 

 

 

Suatu hari turun hujan deras berhari-hari, lembah itu tertutup oleh air, semua binatang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di atas bukit.

Mereka kedinginan dan kelaparan. Ketika hujan berhenti, mereka turun ke lembah untuk mencari makanan, tetapi semua pohon tumbang tersapu air hujan, tidak ada lagi buah-buahan untuk dimakan.

“ Aku lapar, mengapa tidak ada sama sekali buah yang bisa dimakan ?” rintih Monyet sambil melihat ke kanan dan kekiri berharap menemukan buah yang bisa dimakan.

Setelah berjalan menyusuri lembah, Monyet bertemu lagi dengan Burung Gereja

“ Hai Burung Gereja, kau kan bisa terbang tinggi, bisakah kau tunjukkan padaku dimana ada buah yang bisa ku makan ? aku lapar sekali “ Tanya Monyet.

“ Mari, pergilah ke rumahku di atas bukit, kau akan menemukan buah yang bisa kau makan “ Ajak Burung Gereja.

Karena tidak menemukan jalan lain lagi, Monyet mengikuti Burung Gereja menuju ke atas bukit.

Betapa terkejutnya Monyet melihat halaman rumah Burung Gereja penuh dengan pohon yang berbuah lebat, Pisang, Apel, Strawberry, Mangga, dan banyak lagi yang lainnya.

“ Bagaimana bisa begitu banyak pohon buah tumbuh di halaman rumahmu “ Tanya Monyet heran.

“ Sudah sejak lama aku mengumpulkan biji buah-buahan dan menanamnya di halaman rumahku , aku menyiramnya dan membersihkan rumput-rumput liar yang tumbuh, aku merawatnya setiap hari “ jawab Burung Gereja.

“ Oooo…. Itulah sebabnya kenapa kau selalu mengumpulkan biji buah-buhan yang dibuang. Kenapa aku tidak berpikir untuk menanamnya sepertimu ya ?”

Burung Gereja juga memberi tahu hewan-hewan lain untuk mengambil buah-buahan di halaman rumahnya. Sejak saat itu, setiap kali mereka memakan buah, mereka menyisihkan biji-bijinya untuk ditanam kembali, agar mereka tidak kelaparan lagi.

 

Betty Veve [mami_veve10 @yahoo.com]

 

Review Pengunjung

Belum ada review untuk listing ini.

Rating
Rating*
Komentar,berisi tentang kesimpulan akhir anda tentang suatu produk/jasa/listing.*
    Masukkan Kode Sekuritas.
 
 
 
 


Bagikan Dong :
        

Manfaat menulis review :
Dikenal oleh banyak orang, bertemu teman baru dan berbagi pengalaman dengan orang lain. Menulis review itu sangat mudah, cepat dan menyenangkan lho.
COM_IRECOMMEND Rekomendasikan Halaman Ini Ke Teman Dong
Tagged in: biji burung gereja
Baca Juga :


Anggota yang memasukkan listing ini dalam daftar favorit mereka :